Motor bekas/seken memanglah banyak diminati. Tidak heran bila jumlah pasar motor bekas makin hari makin jadi tambah. Apabila kita amati yang memiliki dealer motor bekas, janganlah heran bila penjualan mereka tidak kalah dengan penjualan yang dicatatkan oleh dealer motor baru. Sekurang-kurangnya ada 2 argumen kenapa beberapa orang yang menentukan motor bekas daripada baru. Pertama, lantaran argumen budjet yang terbatas. Ke-2, lantaran hoby ganti-ganti motor.
Tetapi, untuk beli motor bekas atau second memanglah kadang-kadang untung-untungan. Lantaran kita tak tahu histori keadaan motor itu waktu tetap ditangan yang memiliki pada mulanya. Nah, lewat tulisan ini, sekurang-kurangnya sahabat dapat meminimalisir kemungkinan waktu mau beli motor bekas.
Dana/Uang - Sebelum membeli motor bekas, hal pertama yang harus dipertimbangkan (tentu saja) adalah dana yang tersedia. Dari budjet yang ada, baru dapat ditentukan motor jenis apakah yang sesuai dengan budjet. Misalnya budjet setara motor skutik. Selanjutnya anda tinggal menentukan jenis skutik apa yang ingin anda beli.
Harga Motor Bekas - Tips membeli motor bekas yang kedua adalah mengenali pasaran harga motor second. Biasanya motor yang usia pemakaiannya 3 tahun, harga pasaran motor adalah sekitar 30-35% dari harga baru, atau tergantung kondisi motor. Bagi anda yang berencana membeli motor bekas, ada baiknya agar melakukan studi banding harga terlebih dahulu di 2 atau 3 tempat, atau mengeceknya terlebih dahulu di pasar jual beli di internet.
Cek Kondisi Motor - Bila anda sudah memutuskan akan membeli motor tersebut, pastikan agar semua fitur di panel bekerja dengan baik, seperti: klakson, lampu seins depan-belakang, lampu depan, lampu jauh, lampu belakang, tutup cover kunci magnetik (tergantung motor), kondisi rem depan, belakang, kelancaran persneling gigi, dan kondisi mesin.
Cek Kondisi Mesin - Khusus untuk mengecek kondisi mesin, bisa diketahui dari suara motor. Jika suara motor terdengar kasar dan tidak wajar, berhati-hatilah, karena hal tersebut menandakan kondisi mesin yang sudah tidak sehat. Bisa jadi, motor tersebut sudah pernah mengalami turun mesin, kecelakaan berat, atau bekas modifikasi. Yang seperti ini, adalah resiko pembeli jika memutuskan tetap ingin membelinya. Selain itu, perhatikan juga permukaan mesin, blok mesin, dan sekitarnya, apakah dalam kondisi kering atau basah. Jika ada bocoran oli, juga menandakan kondisi motor bekas tersebut ada masalah kebocoran.
Cek Kelengkapan Surat - Tips membeli motor bekas terakhir adalah pastikan agar semua surat dalam keadaan lengkap dan memastikan agar informasi dalam surat sama persis dengan motor yang akan dibeli, seperti no.mesin dan no.plat. Jangan sampai kelak motor yang dibeli dianggap motor curian.
Nah, demikianlah 4 tips/cara membeli motor bekas atau second. Salah satu keuntungan dari membeli motor bekas seken adalah harga jual kembali yang tidak terlalu merugi. Jadi, jika anda mendapati motor yang anda beli tidak sesuai dengan yang diharapkan, anda bisa segera jual kembali motor tersebut dengan hanya sedikit kerugian (atau bahkan dengan harga yang sama) dibandingkan dengan menjual motor baru.





